Header Ads Widget

Selamat datang di website berita terpercaya TOPNASIONAL.COM

Kontroversi Oknum Kades FS: Tuduhan Penadah Emas Ilegal Dibantah Masyarakat, Buktikan Faktanya

 



TOPNASIONAL.COM, Kuantan Singingi - Sejumlah tokoh masyarakat di Kecamatan Benai, Kuantan Singingi, membantah tuduhan bahwa Oknum Kepala Desa (Kades) inisial FS terlibat sebagai penadah emas ilegal. Menurut mereka, FS sudah tidak lagi beraktivitas sebagai penadah emas ilegal selama tiga bulan terakhir.


Suhar, tokoh masyarakat Kenegerian Siberakun, mengungkapkan kekecewaannya atas tuduhan tersebut. "Tidaklah FS itu seperti dikabarkan seorang narasumber melalui media online," ujarnya dengan nada marah.


Daut, pemilik warung, juga membenarkan bahwa FS adalah Kades di Kecamatan Benai dan sering berinteraksi dengan personil Polsek Benai untuk membahas keamanan desa.


Beni Ardi, tokoh muda Kecamatan Benai, mempertanyakan kejelasan sumber berita tersebut. "Narasumber tidak jelas, sepertinya 'menulis bebas'," katanya.


Salah seorang anggota organisasi wartawan inisial MY menyampaikan, menuduh seseorang tanpa alat bukti yang kuat bisa berakibat fatal, baik bagi yang dituduh maupun yang menuduh.


"Fitnah bisa merusak reputasi dan kredibilitas seseorang, serta menimbulkan konflik dan keresahan," kata MY


"Dalam kasus Oknum Kades FS, tuduhan sebagai penadah emas ilegal tanpa bukti yang kuat bisa dianggap sebagai fitnah. Masyarakat harus berhati-hati dalam menyikapi isu ini," katanya.


"Jangan menuduh seseorang tanpa bukti yang kuat, Pastikan informasi yang diterima akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Awas fitnah, karena bisa berakibat fatal," katanya lagi.


Berita ini muncul setelah sebelumnya ada laporan tentang aktivitas penambangan emas ilegal di Desa Gunung Kesiangan, Kecamatan Benai. Masyarakat meminta aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku penambangan emas ilegal.(SUGIANTO).

Posting Komentar

0 Komentar