TOPNASIONALCOM, KUALA, LANGKAT – Pendangkalan dan penyempitan alur Sungai Tembo di bawah Jembatan Pajak Beringin, Kelurahan Pekan Kuala, Kecamatan Kuala, Kabupaten Langkat, menjadi perhatian warga. Keberadaan sisa beton bekas pondasi jembatan lama yang masih berada di badan sungai diduga menghambat aliran air dan perlu segera ditinjau, terutama untuk mengantisipasi risiko luapan saat hujan deras.
Warga berharap pemerintah daerah dan dinas terkait segera melakukan peninjauan serta normalisasi sungai, termasuk mengkaji pembersihan sisa beton dan penguatan dinding sungai menggunakan konstruksi bronjong pada titik rawan erosi.
Masyarakat juga meminta anggota DPRD Kabupaten Langkat, khususnya dari Dapil Kuala, turun langsung melihat kondisi lapangan dan memperjuangkan penanganan melalui fungsi pengawasan serta penganggaran.
Dan berharap berkonsultasi atas dinding sungai yang sudah di bangun atau di cor oleh salah satu warga disarankan untuk diganti dengan konstruksi bronjong yang lebih fleksibel dan adaptif terhadap pergerakan tanah serta arus air.
Kini saatnya semua pihak bergerak. Masyarakat, pemerintah kelurahan, dinas terkait, dan wakil rakyat diharapkan bersama-sama mengawal persoalan ini hingga ada langkah penanganan yang jelas. Jangan biarkan aspirasi warga berhenti sebagai keluhan tanpa tindak lanjut.
Normalisasi Sungai Tembo bukan sekadar kebutuhan lingkungan, melainkan bagian dari upaya melindungi keselamatan warga dan menjaga aktivitas ekonomi masyarakat Kuala. Warga menanti tindakan nyata, perencanaan yang jelas, dan tindak lanjut yang dapat dipertanggungjawabkan.
Aspirasi Warga Pekan Kuala.

0 Komentar