TOPNASIONAL.COM, Pada hari Minggu Tgl 6 September 2026 telah dilaksanakan serah Terima Jabatan pendeta Resort Langkat di GKPI tandem. Pdt James Bronson Hutabarat, STh, MM sesuai SK Pimpinan Sinode No. 929/P.I/VII/ 2026 adalah sebagai pendeta Resort Langkat yang berkedudukan di Tandem. Binjai 15 September 2026.
Satu hal yang menajadi keganjilan di hati jemaat Resort Langkat pendeta James Bronson juga mendapat surat penugasan No. 937/N.I/VII/ 2026 untuk melayani jemaat khusus persiapan Marturia. Bahkan dalam surat penugasan itu Pimpinan Sinode memuat dalam sur
at penugasannya agar pendeta James Bronson menempati rumah dinas GKPI Marturia dengan dalih sambil mempersiapkan resort langkat mempersiapkan rumah dinas nya. Pertanyaan yang menggelitik di hati jemaat sejak kapan pimpinan Sinode mengaturkan masalah tempat tinggal pendeta. Hal ini tentunya membuat ketersinggungan di hati jemaat resort langkat. sebab resort langkat berpisah dari jemaat Marturia karena para majelis Marturia di tahun 2025 memutuskan bahwa rumah dinas pendeta yang di tempati pendeta resort Langkat adalah milik jemaat Marturia.
Keputusan Majelis marturia ini disampaikan langsung oleh PHJ Marturia di depan Sidang Majelis Resort Langkat, yang nota bene mulai dari situ jemaat2 pagaran memisahkan diri dari jemaat Marturia yang tergabung menjadi Resort Langkat berkedudukan di Tandem.
Terkait masalah rumah yang di intervensi Pimpinan Sinode, padahal resort Langkat tidak ada menyatakan kepada pimpinan atau kepada Pdt James Bronson bahwa Resort Langkat tidak bisa menyanggupi rumah. Segera setelah SK sampai ke parhalado se resort Langkat diadakan Rapat dan PHR Resort Langkat telah mengirimkan surat resmi kepada Pimpinan Sinode dan kepada Pdt James Bronson bahwa resort Langkat telah mempersiapkan rumah dinas untuk tempat tinggal pendeta Resort Langkat.
Dengan tegas menyurati apabila Pdt James Bronson datang sertijab di Resort Langkat itu karena beliau siap tinggal-berdomisili-berkedudukan di Tandem sesuai SK. dalam surat yang sama juga Resort langkat telah menyurati bahwa jemaat resort Langkat menolak surat penugasan Pdt James Bronson sebagai pendeta yang baru juga ditugaskan untuk melayani jemaat khusus Marturia. Informasi ini langsung kami dapatkan dari parhalado Resort Langkat.
Maka dari itu hari ini selasa, 15 September 2026 kami mendapat informasi bahwa pendeta James Bronson akan memasuki rumah dinas jemaat khusus Marturia. Ada apa??? Untuk apa??? Sementara resort Langkat sudah siapkan rumah, mengapa tidak tinggal disana dan fokus melayani Resort Langkat. Ada misi dan tujuan apa???? Misi dan tujuan yang dibawa dari kelompok mana, atau misi apa yang disisipkan Pimpinan Sinode???? Nota bene Resort Langkat Jemaat Khusus Marturia telah berpisah (dimekarkan) sesuai SK Pimpinan Sinode No. 14/ P. 7/I/2026.
Lalu kenapa selalu di kontaminasi atau di satu-satukan pelayannya ada apa???? Jemaat khusus Marturia mempertanyakan apakah Pimpinan Sinode tidak punya hikmat untuk menentramkan persoalan yang ada di Marturia seharusnya Pimpinan Sinode dapat Meng SK kan atau menugaskan Pendeta yang lain agar fokus untuk penyelesaian konflik yang sedang ada di tubuh jemaat Khusus Marturia.. Kami Jemaat Khusus Persiapan Marturia menolak Pendeta Resort Langkat menempati rumah dinas marturia karena kami sudah berpisah atau mekar dari Resort Langkat sesuai SK Pimpinan Sinode tertanggal 9 Januari 2026 tersebut.
Kami atas nama jemaat berharap dan bermohon jangan kami dibuat seperti boneka atau mainan yang mati tidak tau apa apa. Politik dan intrik yang bermautan untuk mengagalkan SK Jemaat Khusus jangan di teruskan hanya untuk memenuhi ambisi dan kepentingan orang-orang kaya yang haus kuasa dan jabatan di gereja untuk sewenang-wenang di gereja.
Salah satu natua tua gereja GKPI mengatakan saat di konfirmasi wartawan "bapak Panggabean" Pendeta james Bronson tidak bisa tinggal dirumah Marturia karna dia bukan Pendeta Jemaat Khusus Persiapan Merturia akan tetapi SK penempatan nya Pendeta Resort Langkat /Tandam.
Dilain waktu Wartawan berusaha untuk konfirmasi kepada Pimpinan pusat untuk berita yang benar dan berimbang.



0 Komentar