Header Ads Widget

Selamat datang di website berita terpercaya TOPNASIONAL.COM

Enam Lokal Rusak, Dunia Pendidikan Dipertaruhkan: SMPN 2 Tembilahan Hulu Butuh Perhatian Serius


Tembilahan, TOPNASIONAL.COM, 2 juni 2026 — Apa yang terjadi di dunia pendidikan kembali menjadi sorotan publik. Sebanyak enam ruang kelas (lokal) di SMP Negeri 2 Tembilahan Hulu dilaporkan rusak dan tidak dapat difungsikan lagi sebagaimana mestinya. Kerusakan ini berdampak langsung terhadap proses belajar mengajar dan menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan siswa serta tenaga pendidik.

peristiwa ini terjadi, yakni di SMPN 2 Tembilahan Hulu, Kabupaten Indragiri Hilir. Sekolah negeri tersebut tercatat memiliki 19 ruang kelas, namun hanya 13 lokal yang masih layak digunakan, sementara enam lainnya dalam kondisi memprihatinkan.,yakni hingga 2 juni2026, keenam ruang kelas tersebut masih terbengkalai dan belum dapat digunakan untuk aktivitas pembelajaran. Hingga saat ini belum terlihat adanya perbaikan fisik yang signifikan.

Salah satu tenaga pendidik di SMPN 2 Tembilahan Hulu. Ia menjelaskan bahwa dari enam lokal yang rusak, tiga lokal mengalami rusak berat, sedangkan tiga lokal lainnya masih memungkinkan untuk direhabilitasi.

“Kerusakan yang terjadi meliputi lantai papan yang sudah lapuk, plafon rusak, dan kondisi bangunan yang tidak lagi aman. Untuk tiga lokal, sebenarnya masih bisa direhab melalui dana yang ada, seperti Dana Biaya operasional sekolah ( BOS ).

enam ruang kelas tersebut tidak dapat digunakan, disebabkan oleh kerusakan fisik yang cukup serius dan minimnya pemeliharaan berkelanjutan. Kondisi ini dikhawatirkan akan semakin parah jika terus dibiarkan tanpa penanganan, sekaligus memperbesar risiko keselamatan bagi warga sekolah.

Bagaimana dampaknya terhadap kegiatan belajar mengajar, sekolah terpaksa melakukan penyesuaian penggunaan ruang, termasuk pengaturan ulang jadwal dan pemanfaatan ruang kelas secara bergantian. Hal ini dinilai kurang efektif dan berpotensi menurunkan kualitas pembelajaran.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terhadap peran dan tanggung jawab pemangku kebijakan, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir, dalam melakukan pengawasan dan perawatan sarana pendidikan. Terlebih, ruang kelas merupakan fasilitas dasar yang sangat menentukan mutu pendidikan.

Pihak sekolah dan masyarakat  ketua RT003 RW008 Mahyudin(aking)berharap pemerintah daerah segera turun langsung ke lapangan, melakukan pendataan menyeluruh, serta merealisasikan rehabilitasi ruang kelas agar seluruh siswa dapat belajar di lingkungan yang aman dan layak.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai jadwal maupun rencana perbaikan enam ruang kelas tersebut.


( fendi boy )

Posting Komentar

0 Komentar