Header Ads Widget

Selamat datang di website berita terpercaya TOPNASIONAL.COM

SPBU 14284689 Simpang Pandau Menjual Minyak Bersubsidi Untuk Perusahaan.


Redynews.com
.  Siak  Hulu,  Kampar,  Pekanbaru.  Salah  satu  SPBU  yang  ada  disimpan  Pandau  dengan  nomor  14.284.689  diduga  melakukan  penyalahgunaan  BBM  bersubsidi,  dengan  cara  melayani  Transportasi  perusahaan  perusahaan  besar.  Senin  03/11/2025.

Dengan  ada  penjualan  minyak   bersubsidi  kepada  mobil  perusahaan, hal  ini  dibenarkan  oleh  pengawas  SPBU  saat  Wartawan  melakukan  Wawancara.  Betul  bang,  kami  melayani  mobil  mobil  damtruk  dan  mobil  mobil  panjang  yang  bawa  kayu,  tetapi kami  tidak  tahu  bahwa  itu  mobil  perusahaan.  kalaupun  itu  mobil  perusahaan  tambang  batu  bara  dan mobil  RAPP. Sesuai  arahan  dari  Pertamina, kami  bisa  melayani  tetapi  harus  keadaan  kosong,  Tampa  muatan. Ucap  salah  satu  pengawas  yang  tidak  mau  menyebut  namanya.

Berulangkali  pengawas  SPBU  menyampaikan. kami  bekerja  sudah  sesuai  dengan  arahan  Pertamina. Kami  bisa  melayani  mobil  mobil  perusahaan  tetapi,  harus  dalam  keadaan  kosong. Kami  melayani  sesuai  dengan  barkot  dan  fisik  bang.  Tambah  pengawas  yang  namanya  tidak  diberitahukan  kepada  Wartawan. begitu  lucunya   jawaban  dari  pengawas  SPBU yang  bernomor  14.284.689  yang  ada  Simpang  Pandau  ini.

Jelas  cara  tatakelola  Migas  sudah diatur  dalam  undang  undang  Migas.  

Perusahaan yang menyalahgunakan atau melakukan niaga BBM bersubsidi dapat dikenai sanksi pidana sesuai Pasal 55 UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda maksimal Rp60 miliar; aturan ini juga diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2004 dan dipertegas melalui Undang-Undang Cipta Kerja. Regulasi ini bertujuan agar BBM bersubsidi tepat sasaran, serta mencegah penimbunan dan penyalahgunaan oleh pihak yang tidak berhak, termasuk perusahaan atau individu berkemampuan. 

Dengan  UU  Migas  ini,  SPBU  dengan  Nomor  14.284.689  Simpan  Pandau  jelas  sudah  melanggar  hukum.  Dimana  SPBU  Simpang  Pandau  sudah  menyalahgunakan  BBM  bersubsidi,  dengan  melayani  mobil  mobil  perusahaan.

 Salah  satu  masyarakat  yang  sangat  mengeluh  atas  tindakan  SPBU  Simpang  pandau namanya  tidak  disebut. Kami  masyarakat  yang  seharusnya  mendapatkan  BBM  bersubsidi. Sering  tidak  dapat  minyak  Bio  salar.  Kalaupun  ada,  kami  harus  antri  berjam  jam,  karna  macet,  sehingga  perekonomian  kami  kadang  lumpuh,  karna  kami  tidak  bisa  lagi  kerja. Ucap  salah  satu  masyarakat  yang  namanya  tidak  disebut. 

Dengan  adanya  berita  ini,  diharap  Pertamina  meninjau  SPBU  14.284.689  Simpang  Pandau.

       

         ** *Bersambung***

Red  B.Marbun

Posting Komentar

0 Komentar